DIPMA (Digital Image Processing Micro Analysis)

Digital Image Processing Micro Analysis atau biasa disebut DIPMA adalah perangkat lunak image processing yang dibuat oleh Umar Fauzi dan Rachmat Haryanto dari Departemen Fisika Institut Teknologi Bandung pada tahun 1999-2000 (version 1.0). pada tahun 2000-2002 bersama Syuhada dan Faisal DIPMA version 1.0 dikembangkan menjadi DIPMA version 3.0 tentunya dengan fitur yang lebih banyak.

DIPMA version 1.0
DIPMA version 1.0
DIPMA 3.0
DIPMA 3.0
Tampilan awal DIPMA version 1.0
Tampilan awal DIPMA version 1.0
Tampilan awal DIPMA 3.0
Tampilan awal DIPMA 3.0

Perangkat lunak DIPMA ini biasa digunakan untuk meneliti sampel irisan batuan yang telah berupa image bitmap atau yang biasa tertulis .bmp. Parameter-parameter fisis yang mampu dianalisa DIPMA ini diantaranya adalah porositas, permeabilitas, internal specifik surface area dan lain-lain.

Tampilan DIPMA dengan sampel irisan batuan
Tampilan DIPMA dengan sampel irisan batuan

Proses untuk mendapatkan nilai-nilai parameter fisis pada DIPMA ini dijelaskan dalam bagan di bawah ini:

Bagan penentuan nilai-nila parameter fisis pada DIPMA
Bagan penentuan nilai-nila parameter fisis pada DIPMA

Thresholding adalah proses mengubah citra berderajat keabuan menjadi citra biner atau hitam putih sehingga dapat diketahui daerah mana yang termasuk obyek dan background dari citra secara jelas (Efan Yoviyanto, 2010). Citra hasil thresholding biasanya digunakan lebih lanjut untuk proses pengenalan obyek serta ekstraksi fitur.

Contoh sampel image hasil tresholding
Contoh sampel image hasil tresholding

TPCF proses (Two Point Corelation Function) dilakukan agar gambar hasil tresholding mampu dianalysis oleh DIPMA sehingga nilai-nilai parameter fisis dapat diketahui di image analysis DIPMA. Sebelum dilakukan TPCF proses parameter-parameter fisis pada image analysis tidak akan muncul. 

Contoh hasil image analysis dari sampel irisan batuan yang telah dilakukan tresholding dan TPCF proses, terlihat bahwa nilai porositas dan permeabilitas batuan tersebut masing-masing 5.99 % dan 95 MD

Contoh hasil image analysis dari sampel irisan batuan yang telah dilakukan tresholding dan TPCF proses, terlihat bahwa nilai porositas dan permeabilitas batuan tersebut masing-masing 5.99 % dan 95 MD

Satu pemikiran pada “DIPMA (Digital Image Processing Micro Analysis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s