dari milist ke blog tentang ITB

—– Original Message —–
Subject: [mwaitb_mahasiswa] Peresmian ITB Bekasi (pelurusan informasi)
Date: Tue, 15 Jul 2008 14:12:41
From: WBY <bagusyuliantok@ yahoo.com>
To: MWA Mahasiswa <mwaitb_mahasiswa@ yahoogroups. com>,Agenda Ganesha <agendaganesha@ yahoogroups. com>,KM ITB <km-itb@yahoogroups. com>,Milis ITB 2004 <itb_2004@yahoogroup s.com>,Milis HMP <hmp_itb@yahoogroups .com>
Cc: Email Tim MWA <mwaitb_mahasiswa@ yahoo.com>

Salam GANESHA, Kawan-kawan ITB yg cerdas dan kritis, Sy ingin berbagai informasi dan meluruskan pemahaman teman-teman mengenai keberadaan Kampus ITB Bekasi. Perlu diketahui bahwa isu Kampus Bekasi tdk saja beredar di milis mahasiswa atau alumni saja, tetapi dalam milis dosen pun isu ini cukup gencar dibicarakan. Hanya satu kalimat yg mungkin dpt menjelaskan knapa informasi mengenai Kampus ITB Bekasi ini cukup membingungkan/ simpang-siur, yakni “ITB Tidak Cukup Baik dlm hal publicrelationship, baik ke dalam maupun keluar ITB” . Hal inilah yg menjadi sosrotan kami di MWA
ITB, terutama di Komisi Eksternal. Ibu Betty Alisjahbana (komisi eksternal MWA) dan Pak Boy Kombaitan (WR Komunikasi) telah melakukan koordinasi khusus utk mempersiapkan publicrelationship ITB yg baik. Mari kita dukung (ayo teman2 USDI, smangat!). Back to topic. Sepengetahuan sy, hanya satu media yg menginformasikan ttg Kampus ITB Bekasi, yakni media SUARA PEMBARUAN , melalui artikel berikut ini: klik di sini (artikel versi aslinya telah diralat dan ditarik dari peredaran atas permintaan Pak Boy Kombaitan; thanks buat Renita Fransisca yg udah mengabadikan artikel SP di blog, btw, salam kenal). Yang perlu teman-teman garis bawahi adalah KAMPUS ITB BEKASI adalah KAMPUS RISET , bukan kampus utk tempat belajar mengajar seperti halnya Kampus ITB Ganesha. Dalam artikel itu disebutkan bahwa Kampus ITB akan menerima mahasiswa baru tahun 2008 ini dan hal ini adalah SALAH , yang benar adalah ITB dan pemerintah Kabupaten Bekasi akan membantu mempersiapkan kampus
ITSB (Institut Teknologi dan Sains Bandung)-yg slh satu kampusnya ada di Jl. Dago, dkt Kantor TELKOMSEL DAGO. Membantu di sini adalah dalam hal pembimbingan penyusunan kurikulum. Hanya sebatas itu. Jadi yang merekruit mahasiswa baru utk kuliah di RUKO adalah ITSB, bukan ITB . Lokasi Kampus ITSB Bekasi berada sekitar 600 meter dari Kampus Riset ITB Bekasi (keduanya dalam lingkungan DELTA MAS) dan bangunan
kampusnya masih berupa Rumah Toko alias RUKO. Cukup paham kan. So, jgn salah info dan ayo bantu kami untuk meluruskan info ttg ITB Bekasi ini ke siapapun juga (teman, dosen, alumni, atau pacar mungkin, hehehe). SMANGAT kawan! Lanjut. Fyi, kmaren mlm sy mendapat forward email klarifikasi dari Pak Boy Kombaitan di milis dosen dan tadi pagi sy sudah berdiskusi dgn Pak Soekirno (sekretaris MWA ITB) utk membahas isu KAMPUS ITB BEKASI ini. Berikut ini hsl diskusi kami sekaligus sbg sebuah rangkuman ‘ kisah ttg Kampus Riset ITB Bekasi ‘, silakan simak dgn seksama. KAMPUS RISET ITB BEKASI Latar Belakang Beberapa tahun yg lalu, tepatnya awal tahun 2005 ada keinginan dari pimpinan ITB (rektorat dkk) atas persetujuan MWA ITB utk
mendekatkan diri dengan dunia industri. Tujuan kedekatan ini adalah utk mengembangkan kerja sama penelitian yg saling menguntungkan. Kedekatan yg dimaksud oleh pimpinan ini bukan hanya kedekatan hubungan kerja sama, tetapi juga kedekatan secara fisik bangunan riset itu sendiri, yaitu melalui KAMPUS RISET ITB. Perlu diketahui bersama bahwa keinginan pimpinan ITB utk mempunyai
kampus riset ini dilatarbelakangi oleh kebijakan MWA ITB yg dituangkan
dalam Rencana Induk Pengembangan ITB 2025 (RENIP ITB 2025-naskah ada di
situs MWA: klik di sini ). Rencana ini kemudian dikomunikasikan oleh pimpinan ITB kepada pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi yg kita ketahui bersama bahwa sebagian wilayah Kabupaten Bekasi merupakan kawasan industri. Wujud dari komunikasi ini adalah penandatanganan kerja sama antara ITB dengan Pemerintah Kab. Bekasi serta pihak pengembang (Sinar MAS Group-owner Kota Satelit Delta Mas) yg dilakukan pada medio tahun 2005. Arahan dari MWA ITB Pasca penandatanganan tsb, pimpinan ITB menyusun suatu proposal pengembangan KAMPUS RISET ITB Bekasi berdasarkan kerangka ITB Multikampus yg ada dlm RENIP ITB 2025. Proposal ini kemudian disampaikan kepada MWA ITB pada akhir tahun 2005. Kemudian, pada tgl 1 Februari 2006, MWA ITB melakukan rapat pleno utk memberikan respon thd proposal dari pimpinan ITB dalam bentuk arahan sebagai berikut:
MWA ITB berpandangan bahwa kerja sama dengan pemerintah Kabupaten Bekasi d apat terus dielaborasi dengan ketentuan arahan untuk pengembangan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berhubungan dengan kegiatan industri (diwujudkan dalam bentuk technopark science park); MWA ITB menetapkan bahwa tidak perlu dilakukan pendidikan atau proses belajar mengajar program S1 ITB ; MWA ITB menetapkan bahwa lingkup kegiatan akademik untuk pengembangan kampus ITB di Bekasi dapat mencakup: (1) kegiatan penelitian yg berhubungan dengan industri, misalnya lab uji eksperimental, riset terapan dan pusat inkubator bisnis. (2) pengembangan kegiatan ‘contiuning education’. (3) pelaksanaan program pasca sarjana spesifik bersifat aplikasi industri parsial-mahasiswa ttp terdaftar dan belajar di kelas ITB Ganesha. (4) kegiatan ITB utk membantu pendirian dan
pengembangan perguruan tinggi lain/swasta, seperti ITSB, politeknik BATAM, dll. Arahan ini kemudian menjadi acuan bagi tindak lanjut kerja sama ITB dgn Pemkab Bekasi, muncul lah MoU pada Juli 2007 yg secara spesifik menjelaskan akan dibangun kampus ITB di Bekasi. Dibutuhkan kurang lebih sekitar satu tahun utk mempersiapkan tim kerja pembangunan kampus ini. Tim ini yg mempersiapkan desain atau master plan pembangunan kampus ITB yg dinamakan sebagai KAMPUS RISET INDUSTRI ITB . Tim ini terdiri dari 30 dosen ITB dari berbagai fakultas/sekolah. Kemudian pada bulan ini, tepatnya 12 Juli 2008 barulah dimulai peresmian/peletakan batu pertama pembangunan KAMPUS RISET INDUSTRI ITB di Kabupaten Bekasi. Pembangunan kampus riset ini direncanakan akan selesai pada tahun 2010. Jika pembangunan ini berhasil, maka diharapkan keberadaan kampus riset ini dapat menjawab kebutuhan kalangan industri atas riset-riset
terapan terbaik buah karya ITB, sehingga dana/profit dari riset tsb dapat dikembalikan ke anggaran ITB sbg sumber dana utama anggaran ITB (mensubsidi/ menggantikan sumber dana pungutan dari mahasiswa). Sekian informasi dari saya. Mudah-mudahan membantu dalam meluruskan isu yg tengah beredar di kampus ITB saat ini. Jangan lupa juga utk menyampaikan informasi ini kepada teman, kolega, saudara, dosen, alumni atau bahkan orang lain yg berniat utk beli tanah di Delta MAS buat investasi kos-kosan (biar ga ketipu ama publikasi dari pengembang Delta MAS, ok!). Terima kasih kawan. Pertahankan bersikap kritis. PS: bagi teman2 unit dan himpunan dihimbau utk mempersiapkan diri utk menerima kunjungan dari Tim MWA 2008/2009 pd tgl 24-27 Juli 2008; detail waktu dan tempat ada dalam undangan yg telah kami sebarkan; kunjungan ini dalam
rangka MWA Day: penginformasian dan penyerapan aspirasi; isu yg akan dibahas adalah ttg draft RUU BHP versi 23 Juni, kisah Kampus Riset ITB Bekasi dan program beasiswa “ITB Untuk Semua”; be prepared and be there, it’s time to contribute! Untuk Tuhan, Bangsa dan ALMAMATER. Salam,   W .B. Y Anggota MWA ITB +6281311022033       —– Original Message —- From: Muhammad Hafiz Khusyairi <a-pete035101@ students. itb.ac.id> To: itb_2004@yahoogroup s.com Sent: Tuesday, July 15, 2008 5:44:02 PM Subject: Re: [itb_2004] Re: [agendaganesha] Peresmian ITB Bekasi

nimbrung…
setuju… kalau ada itb bekasi sih gw lebih setuju kalau prodi2 yang lebih
dekat ke dunia industri yang ada di bekasi lah yang berada di sana..
tapi kalau soal tugas utama dosen itu ngajar, saya sendiri merasa kurang
setuju… untuk dosen-dosen baru sih iya..
tapi kenyataannya kita tahu sendiri bahwa orang yang bisa ngajar itu lebih
banyak daripada orang yang bisa melakukan riset yang bagus
kalau di tempat gw lagi pertukaran ini sih (tuker ama apa coba, berasa
masih mahasiswa itb aja), dosen2 senior udah gak ada lagi yang ngajar
yang ngasih kuliah itu dosen2 baru bahkan mahasiswa PhD
Dan untuk problem class udah hampir pasti yang ngajar itu mahasiswa PhD,
dan nyatanya baik2 aja tuh.. walaupun gw juga ngerti sih sistem ini emang
belom bisa diadaptasikan di itb sekarang
tapi pola ini sih udah umum, dan setahu gw bukan cuma jalan di tempat gw
lagi belajar ini aja, tapi juga di-mana2
nah yang gak bertanggung jawab itu ya dosen2 yang udah tahu mau proyek ini
itu masih aja ambil ngajar banyak2, soalnya setahu gw dosen kan juga kayak
kita, bisa milih berapa sks yang mau di ajar. Komen?

CMIIW…

> ikut komentar….
> gw juga agak miris euy kalo misalnya entar ada ITB(ekasi) meskipun itu
> untuk riset. soalnya kl tempat riset dosen jauh kayak gitu mahasiswanya
> gmn? di jurusan gw (baca : MS) aja banyak mahasiswa bimbingan yang
> telantar gara2 dosennya banyak proyek. Di kuliah kuliah biasa juga sama,
> ada beberapa mata kuliah yang bkn dosen yang ngajar, tapi asisten, soalnya
> dosennya ada proyek. Kecuali kalo memang yang riset disana dosen2 yang
> memang g punya banyak beban ngajar kuliah atau dosen yang masih bisa
> ngebagi waktu dg ngajar n ngbimbing mahasiswanya. Gimanapun, tugas utama
> dosen ya ngajar.
>
> CMIIW….
>
>
> —– Original Message —-
> From: WBY < bagusyuliantok@ yahoo.com >
> To: itb_2004@yahoogroup s.com ; KM ITB < km-itb@yahoogroups. com >
> Sent: Monday, July 14, 2008 7:28:55 PM
> Subject: Re: [itb_2004] Re: [agendaganesha] Peresmian ITB Bekasi
>
>
>
> wah lagi seru ama isu ITB Bekasi,,,
>
> Kawan2, jgn termakan ‘berita koran’ ya, sy rasa itu informasi sangat
> sepihak, setahu saya dari pembahasan di MWA ITB, kampus ITB di Bekasi
> diperuntukkan utk kampus riset, tdk utk program belajar mengajar (apalagi
> dgn ‘pemaksaan’ belajar di ruko2). Kampus riset ini diarahkan sbg
> penjaring riset-riset yg ada di kawasan industri JABABEKA, selayaknya UPH
> yg punya sebuah Research Center yg bergerak di bidang nanoteknologi.
>
> Sekali lagi, jgn percaya begitu saja dgn ‘gosip/berita’ dari koran.
>
> Bsok sy akan berdiskusi dgn Dr. Soekirno (sekretaris MWA ITB) utk
> membicarakan perihal kampus ITB Bekasi ini, mudah2an bsok sy mendapat
> informasi yg lebih detail, syukur2 sy dapatkan master plan pembangunan
> riset center ITB Bekasi ini.
>
> Silakan tmn2 sampaikan aspirasinya mengenai kampus ITB Bekasi, tuliskan
> harapan tmn2 ttg Kampus ITB Bekasi itu sebaiknya mo dijadikan seperti apa.
> ok kawan,,,,
>
> Ayo suarakan ‘ANTI KOMERSIALISASI KAMPUS ITB BEKASI’ dan
> “DUKUNG PEMBANGUNAN KAMPUS ITB SBG PUSAT RISET”
>
> Nuhun..
>
>
> PS:
> buat bang Izul dan bang Dwi (red: mantan MWA Wakil Mahasiswa periode
> seblumnya), ditunggu tambahan informasinya mengenai ITB Bekasi karena
> setahu sy pembahasan ITB Bekasi sudah ada sejak beberapa tahun yg lalu,
> makasih.
>
>
> salam,
>
> W.B.Y
> http://bagoest. blogspot. com
> +6281311022033

2 pemikiran pada “dari milist ke blog tentang ITB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s